Jangan Pasang Iklan di TransJakarta, Sebelum Baca Artikel Ini

Jangan Pasang Iklan di TransJakarta, Sebelum Baca Artikel Ini

Sejak diperkenalkan tahun 2004 yang lalu, TransJakarta masih menjadi moda transportasi pilihan warga kota Jakarta. Rata-rata setiap harinya ada 300.000 penumpang yang dilayani di 12 koridor. Rute Jakarta Kota-Blok M atau yang disebut Koridor 1, merupakan koridor dengan jumlah penumpang terbanyak yang mencapai lebih dari 2 juta penumpang per bulan. Hingga akhir 2014, TransJakarta mencatat jumlah penumpang sebanyak 111,6 juta orang. Seperti moda transportasi masal lainnya, TransJakarta juga bisa menjadi pilihan media iklan bagi para pemilik brand. Tidak hanya iklan di bus TransJakarta saja, namun juga bisa memasang iklan di halte TransJakarta. Sebagai gambaran, berikut adalah profil demografis penumpang TransJakarta: 65% berusia 25-40 tahun. 77% dengan pengeluaran Rp 5.000.000 – 9.000.000 per bulan. 65% bekerja di sektor swasta. 18% bekerja di kantor pemerintahan. 15% berstatus pelajar. Apa saja manfaat dari pasang iklan di TransJakarta: Meningkatkan awareness brand Anda. Dengan jutaan penumpang yang menggunakan TransJakarta dan jutaan lainnya yang melihat bus tersebut lalu lalang di jalanan kota Jakarta, maka semakin banyak orang yang mengenali brand Anda. Tepat sasaran. Dari 12 koridor yang dilayani TransJakarta, tentunya memiliki profil segmen yang berbeda dan Anda dapat menentukan mana yang sesuai dengan target market Anda. Low budget high impact. Dengan biaya investasi yang terjangkau, Anda akan mendapatkan exposure yang besar di tengah padatnya lalu lintas kota Jakarta. Membangun brand engagement. Jadilah bagian dari aktivitas sehari-hari target market Anda. Sehingga brand Anda akan semakin melekat di benak mereka. Eksekusi yang cepat. Media stiker yang mudah diaplikasikan dan dibongkar pasang sesuai dengan keinginan, akan mempercepat proses eksekusi penayangan iklan Anda.  Lihat Company Profile Pariwara...
Iklan Di Commuter Line Yang Efektif

Iklan Di Commuter Line Yang Efektif

Pasang Iklan di Commuter Line, Tingkat kemacetan di area Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi) semakin hari semakin tinggi. Selain itu menurut Badan Pusat Statistik 2012, Jabodetabek adalah wilayah Metropolitan terbesar di Asia Tenggara yang dihuni oleh lebih dari 9 juta orang. Di negara tetangga yang jumlah populasinya lebih sedikit saja, mobilitas masyarakat memerlukan alat transportasi massal yang dapat diandalkan. Saat ini KRL Commuter Line merupakan transportasi publik favorit masyarakat Jabodetabek. Bebas dari kemacetan dan lebih tepat waktu menjadikan KRL Commuter Line sebagai pilihan lebih dari 500.000 penumpang dan melalui lebih dari 50 stasiun di wilayah Jabodetabek. Jumlah penumpang yang Tinggi menjadikan KRL Commuter Line sebagai media yang menarik untuk beriklan, selain jumlah penumpang sebagai target market audience harian yang tinggi, KRL Commuter Line juga menyediakan spot yang unik dan menarik untuk dieksplorasi secara kreatif. Berbagai Area yang dapat digunakan untuk branding adalah Body Train, Hands Grip, Hanging Alley, Top Door Panel, Wall Panel, Ceiling Panel, dan alternatif branding lainnya seperti area Peron. Berikut 7 alasan mengapa beriklan di KRL Commuter Line sangat menarik dan efektif : 1. High Frequent. Jumlah target audience yang tinggi, lebih dari 500.000 penumpang per hari. Ini berarti anda mendapatkan Ads Exposure sebanyak lebih dari 15 Juta setiap bulannya. 2. High Profile Segment. Penumpang pengguna jasa KRL Commuter Line merupakan target iklan yang potensial, karena mayoritas berada dalam usia produktif dan dari kalangan professional yang memiliki pemasukan rata-rata lebih besar dari Upah Minimum Regional (UMR). 3. Longer Operational Time. Beroperasi hampir 24 jam sehari mulai 04.30 WIB sampai 01.00 WIB melalui lebih dari 50 stasiun di wilayah Jabodetabek. 4. Bulls Eye. Tepat dalam menjangkau target seperti pejalan kaki dan pengguna angkutan umum darat lain yang tidak tersentuh oleh media...